
Publikasi artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi menjadi salah satu indikator dalam penentuan kualitas dan peringkat perguruan tinggi. Semakin banyak jumlah publikasi internasionalnya semakin baik kualitasnya dan semakin tinggi peringkat perguruan tinggi. Untuk itu, kemampuan dosen dalam menulis karya ilmiah dan mempublikasikan-nya pada jurnal internasional bereputasi perlu ditingkatkan secara berkesinambungan. Publikasi artikel ilmiah internasional juga sebagai salah satu tolok ukur produktivitas perguruan tinggi kelas dunia. Selain itu publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi menjadi syarat khusus kenaikan jabatan fungsional akkademik dosen ke Lektor Kepala dan Guru Besar (Profesor).
Sejalan dengan embanan Rektor UNISSULA tahun 2022 – 2027 dalam upaya peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi diantaranya program peningkatan jumlah Guru Besar (Profesor) sebanyak 100 Guru Besar. Untuk mencapai tujuan ini, dosen memerlukan peningkatan skills, dan strategi terkait penulisan dan publikasi artikel ilmiah yang tembus dalam jurnal internasional bereputasi. Bertolak dari hal tersebut di atas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) mengadakan kegiatan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah di Jurnal Internasional Bereputasi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Senin, 13 November 2023 bertempat di kampus UNISSULA Semarang. Kegiatan Pendampingan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dari 12 Fakultas, dengan nara sumber (1) Prof. Dr. Rully Charitas Indraa Prahmana, S.Si., M.Pd. (Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta), dan (2) Prof. Dr. Mutamimah, S.E., M.Si. (UNISSULA Semarang), dengan moderator Dr. Imam Kusmaryono, M.Pd. (Sekretaris LPPM UN ISSULA).
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNISSULA Dr. Henny Pratiwi Adi, ST., MT., dalam laporannya menuturkan bahwa publikasi artikel ilmiah internasional tidak hanya menunjang kenaikan jabatan akademik, namun juga mendongkrak reputasi dan kualitas dosen. Kepala LPPM juga mendorong para dosen untuk memanfaatkan ilmu dari narasumber dan mengaplikasikannya pada penulisan artikel ilmiah.
Kegiatan dibuka oleh Rektor UNISSULA Prof. Dr. Gunarto, SH., MH. dalam sambutannya beliau berpesan kepada para dosen untuk giat melakukan publikas artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi sebagai menjadi jejak digital yang tidak akan pernah sirna. Para dosen harus memiliki motivasi yang tinggi untuk meraih jabatan fungsional akademik dosen yang tertinggi yaitu professor. Jika dosen memiliki kemauan, semangat, dan motivasi yang tinggi disertai taat kepada Allah SWT insya Allah tidak ada yang mustahil untuk menjadi professor. Paparan materi dari kekdua narasumber yang berkomptensi menjadikan Dosen semakin memahami penulisan artikel ilmiah yang baik sesuai dengan standar di jurnal internasional bereputasi. Dari sudut pandang Editor jurnal ada 3 (tiga) hal yang menjadi kunci utama pengajuan untuk dapat lanjut ke reviewer jurnal, yaitu (1) Judul: harus menarik dan mengundang penasaran para pembaca; (2) Abstrak dan kata kunci: berisi adanya gaps yang harus dipecahkan dan memuat temuan kebaharuan, kata kunci bersumber pada judul dan temuan; dan (3) Simpulan: menjawab rumusan masalah, dampak terhadap keilmuan, keterbatasan dan penelitian masa depan.

Pada kesempatan tersebut nara sumber juga menyampaikan kiat-kiat mencari jurnal internasional bereputasi yang tidak berbayar (gratis) Adapun target dari semakin banyak dosen yang berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi terindeks scopus atau WoS. Diakhir kegiatan, peserta yang aktif mendapatkan buku dari nara sumber yang berjudul “Seni Merayu Editor Jurnal” dari nara sumber.