Alhamdulillahi robbil alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT. Menjelang akhir tahun 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang menorehkan prestasi yang membanggakan yaitu Peringkat 1 Kinerja Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi (PTS) Jawa Tengah dan Peringkat 10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Nasional.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui Direkorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) dalam lampiran surat nomor: 7247/E1/DT.06.01/2022 perihal: Undangan Sosialisasi Program Insentif PKM tanggal 18 Nopember 2022. Dalam pertemuan rapat melalui zoom meeting (19 Nopember 2022) yang dibuka oleh Sekretaris Dirjen Diktiristek ibu Tjitjik Srie Tjahjandarie menyampaikan bahwa 50 PTS dengan Kinerja Terbaik bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang Berbasis Pada Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan sebagai bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) berhak mendapatkan program insentif Pengabdian kepada Masyarakat (Block Grant) 2022.
Program pengabdian merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan tinggi serta sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam memberikan solusi terhadap permasalahan kepada masyarakat. Implementasi program pengabdian masyarakat tersebut akan dievaluasi setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui Direkorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, yang diukur dengan capaian beberapa indikator. Capaian indikator ini sebagai potret kinerja perguruan tinggi yang ditunjukkan oleh kinerja IKU (Indikator Kinerja Utama) berdasarkan hasil penilaian verval dari PDDIKTI.

Alhamdulillah, pada tahun 2022 ini LPPM UNISSULA masuk dalam Klaster 1 (peringkat 10) bersama 24 PTS lainnya. Berdasarkan peringkat tersebut LPPM UNISSULA mendapat dana insentif sebesar 500 juta yang akan diwujudkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Sedangkan bagi PTS yang masuk Klaster 2 (peringkat 26-50) akan mendapat dana insentif Pengabdian kepada masyarakat sebesar 300 juta.
Memasuki tahun 2022 dan diterapkannya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kegiatan pengabdian masyarakat akan dikelola secara profesional dan bersifat nasional. Termasuk untuk indikator kinerja pengabdian kepada masyarakat yang berlaku di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Capaian ini tentu merupakan hasil kinerja yang merupakan kolaborasi dari Tim Pimpinan Rektorat, LPPM dan dosen-dosen UNISSULA. Terimakasih, dan semoga dengan capaian ini semakin menambah semangat dalam meningkatkan kinerja dosen dan LPPM UNISSULA di masa mendatang.
