PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH INTERNASIONAL BEREPUTASI BERBANTUAN AI

Di era kemajuan teknologi yang semakin pesat, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) turut memperkuat komitmennya dalam pengembangan keilmuan dengan menggelar pelatihan penulisan artikel ilmiah internasional bereputasi berbantuan artificial intelegence (AI). Acara yang digagas LPPM UNISSULA ini bertujuan untuk mendukung para peneliti dosen muda dalam mengasah kemampuan menulis artikel ilmiah yang berstandar internasional, dengan fokus pada penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Perkembangan teknologi informasi sekarang ini penelusuran informasi banyak dilakukan dengan bantuan AI (Artificial Intellegence) atau kecerdasan buatan. Dengan adanya AI, proses penelusuran literatur dapat dilakukan secara efektif dan efisien dan membantu para peneliti menemukan sumber referensi yang dibutuhkan.

Pelatihan yang digelar pada hari Rabu, 7 Agustus 2024 ini menhadiekan narasumber berpengalaman dari internal UNISSULA, yaitu Dr. Ir. Henny Pratiwi Adi, ST., MT (Kepala LPPM UNISSULA), Dr. Imam Kusmaryono, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris LPPM UNISSULA), dan Dr. Suparmi, S.Si., M.Si. (Asesor Nasional Jurnal Sinta sekaligus Dosen Fakultas kedokteran UNISSULA). Kegiatan dimoderatori oleh Prof. Dr. Mutamimah, M.Si. (Kabid Publikasi-LPPM UNISSULA). Peserta pelatihan adalah para dosen peneliti muda di lingkungan UNISSULA.

Diawal paparan Dr. Ir. Henny Pratiwi Adi, ST., MT sebagai Kepala LPPM UNISSULA, menyampaikan perkembangan publikasi UNISSULA di Scopus, dan posisi UNISSULA dalam SINTA. Berdasarkan data Scopus dan SINTA ini maka para dosen UNISSULA harus meningkatkan publikasi internasional bereputasi sehingga dapat berkontribusi dalam pemecahan masalah baik tingkat nasional maupun global.

Dr. Suparmi, S.Si., M.Si. dalam paparannya mengajak para peserta untuk memahami bagaimana AI dapat diterapkan secara efektif dalam konteks penelitian ilmiah. Beliau juga memberikan wawasan mendalam tentang penelusuran literature review, metodologi penelitian AI, analisis data, serta penerapan hasil penelitian dalam artikel yang berkualitas. Peserta diperkenalkan dengan berbagai tools AI seperti Elicit, Scite.AI, One Knowledge Maps, Quillbot, dan Covidence, yang dapat mendukung proses penelitian dan penerbitan artikel.

Dr. Suparmi, S.Si., M.Si. menekankan bahwa meskipun AI dapat mempermudah proses penulisan dan penelitian dengan berbagai fungsi yang ditawarkannya, penggunaannya harus tetap mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Beliau mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada teknologi bisa melemahkan kemampuan personal dan intelektual.

Sementara itu, Dr. Imam Kusmaryono, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi tentang tips menulis artikel internasional bereputasi dan strategi memilih jurnal internasional bereputasi yang tepat dan terhindar dari jurnal predator. Beliau juga menyampaikan bagaimana menyusun isi pendahuluan yang baik dan menyajikan State of the Art termasuk gap dan novelty hasil penelitian. Pelatihan ini juga menyoroti masalah etika dalam penggunaan AI, seperti plagiarisme dan pemalsuan data, yang bisa mengurangi integritas ilmiah. Dalam hal ini “Penggunaan AI harus diimbangi dengan ketelitian dan kejujuran akademik.”

Dengan menghadirkan para peneliti dan praktisi yang berpengalaman, Kepala LPPM UNISSULA berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam menulis artikel ilmiah, tetapi juga mendapatkan perspektif baru mengenai potensi AI dalam memajukan riset di berbagai bidang serta meningkatkan jumlah artikel dosen UNISSULA yang terindeks scopus,” ungkap Dr. Ir. Henny Pratiwi Adi, ST., MT .

Prof. Dr. Mutamimah, M.Si. sebagai Kabid Publikasi-LPPM UNISSULA, diakhir kegiatan menyampaikan bahwa untuk timeline selanjutnya adalah peserta wajib menyiapkan Draft Artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi. Mentoring akan dilakukan secara terjadwal kepada peserta pelatihan sampai peserta dapat menghasilkan publikasi di jurnal internasional bereputasi.

Posted in Berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *