LPPM UNISSULA PAPARKAN HASIL RISET SMART SURFACE WATER MANAGEMENT UNTUK MENANGGANI KEKERINGAN DI KABUPATEN REMBANG

Kabupaten Rembang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang beberapa daerahnya  berpotensi mengalami kekeringan terutama di musim kemarau. Kekeringan diakibatkan karena struktur tanah dan sulitnya mata air yang ada di daerah tersebut. Oleh karena itu diperlukan solusi agar ke depannya masyarakat setempat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih dan juga dapat memudahkan perairan di bidang pertanian. Sekait dengan permasalahan tersebut KemenristekBRIN menugaskan LPPM UNISSULA melalui skema Priotitas Riset Nasional (PRN) tahun 2021 untuk menanggani permsalahan kekeringan di  kabupaten Rembang.

Tim peneliti yang diketuai oleh Prof. Dr. Slamet Imam Wahyudi, DEA dan beranggotakan  (1) Dr. Henny Partiwi Adi, ST., MT, (2) Dr. Hermin Poejiastuti, S.Si., M.Si, (3) Dr.Adul Rochim, ST., MT., (4) Hasti Widyasamratri, SSi., M. Eng.,Ph.D, (5) Ir. Moh. Faiqun Niam., Mt., Ph.D., (6) Ir. Suryani Alifah., Mt., Ph.D,  (7) Prof. Dr. Heru Sulistyo, SE., M.Si, dan (8) Ari Sentani, ST., Msc., pada hari Rabu tanggal 6 Juli 2022  telah memaparkan hasil riset  Smart Surface Water Management untuk menangani kekeringan di kabupaten Rembang. Rencana induk penanganan kekeringan di kabupaten Rembang difokuskan wilayah Rembang bagian barat yang secara hidrologi ada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Randugunting dan DAS Karang Geneng. Secara administrasi ada 5 kecamatan yaitu Kaliori, Rembang, Sulang, Sumber, dan Bulu.

Acara pemaparan hasil riset Smart Surface Water Management dihadiri   langsung oleh Sekretaris Daerah kabupaten Rembang, Bapak Fahrudin, SH., MH.  Turut hadir dalam acara tersebut yaitu  Kepala BAPPEDA kabupaten Rembang, Kepala DHL kabupaten Rembang, Kepala DINTANPAN kabupaten Rembang, Kepala DPUTARU kabupaten Rembang, Kepala DINLUTKSN kabupaten Rembang, Kepala DPKN kabupaten Rembang, Kepala DINPERIRINAKER kabupaten Rembang, Kepala BPBD kabupaten Rembang, Kepala Bagian Perekonomian Setda kabupaten Rembang, Kepala Bidang IKPSDA BAPPEDA kabupaten Rembang, Kepala Bidang LITBANG BAPPEDA kabupaten Rembang, Kepala PDAM Banyu Mili kabupten Rembang, Kepala PPM UNISSULA Dr. Henny Pratiwi Adi, ST, MT dan Kepala Bidang Pengabdian Masyarakat LPPM UNISSULA Dr. Erna Melastuti, S.Kep., Ns., M. Kep.

Pada kesempatan tersebut Prof. Dr. Slamet Imam Wahyudi, DEA menyampaikan bahwa interkoneksi jaringan sungai, optimalisasi embung  dan IPA eksisting, bendung gerak (kembang kempis) di hilir sungai untuk menyimpan air tawar dan reaktivasi dan konservasi sumber air bersih berbasis DSA merupakan beberapa langkah yang akan dilakukan untuk menangani kekeringan di kabupaten Rembang. Pasalnya, rekomendasi hasil riset ini akan menjadi percontohan penanganan kekeringan di kabupaten Rembang serta menjadi kabar yang menggembirakan bagi warga sekitar. Jika hasil riset  ini terealisasikan juga akan memudakan bagi warga dalam mengakses air sehingga tidak terjadi lagi kekeringan.

Posted in Berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *