DISPERAKIM GANDENG LPPM UNISSULA TANGANI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI JAWATENGAH

Kamis, 16 Juni 2022 LPPM UNISSULA menerima kunjungan tamu dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim), Propinsi Jawa Tengah. Kunjungan dipimpin oleh Bpk. Arif Sugeng Haryanto, S.T (Kabid. Keterpaduan), didampingi Bpk. Poernomo Puspo Susilo, MM. (Ka.sub. Koordinator Keterpaduan Infrastruktur), dan staf Disperakim. Pada kesempatan tersebut Rombongan tamu Disperakim diterima langsung oleh Ibu Dr. Henny Pratiwi Adi, S.T., M.T. (Kepala LPPM UNISSULA) didampingi Bpk. Dr. Imam Kusmaryono, M.Pd. (Sekretaris LPPM), dan Dr. Erna Melastuti, S.Kep., Ns. M.Kep. (Kabid. Pengabdian Masyarakat) serta Bpk. Abdurrohim, M.Si., (Koordinator KKN).

Pada kesempatan tersebut Bpk. Arif Sugeng Haryanto, S.T. menyampaikan bahwa Kebutuhan dasar manusia setelah pangan dan sandang adalah papan. Papan dalam hal ini adalah kebutuhan akan rumah tempat tinggal yang layak baik dari segi fisik, fasilitas maupun lingkungannya.  Permukiman kumuh dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi isu permasalahan pada sektor perumahan dan permukiman di Provinsi Jawa Tengah. Munculnya permukiman kumuh di suatu kawasan ditandai dengan adanya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai kondisi fisik yang mencerminkan dan menggambarkan kekumuhan di suatu kawasan. Tingkat kekumuhan suatu daerah juga mempengaruhi jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim), Propinsi Jawa Tengah menengarai masalah RTLH terjadi di 29 Kabupaten Kota di Jawa Tengah.  Masalah RTLH ini menjadi salah satu prioritas yang harus dipecahkan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu Disperakim Jawa Tengah menggandeng LPPM UNISSULA melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat untuk  mensosialisasikan penataan rumah yang layak huni, mendata dan meng-update data  jumlah RTLH di wilayah kabupaten kota di Jawa Tengah.

Kepala LPPM UNISSULA (Ibu Dr. Henny Pratiwi Adi, S.T., M.T.) menyambut baik niat Disperakim yang menggandeng LPPM UNISSULA untuk ikut ambil bagian dalam menangani masalah RTLH di wilayah Propinsi jawa Tengah. Lebih lanjut Kepala LPPM menyampaikaan bahwa Kegiatan ini perlu didokumentasikan dan ditindaklanjuti dalam bentuk penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antar kedua belah pihak. Adapun kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk KKN Tematik yang bersinergi dengan tema program KKN ke-14 UNISSULA tahun 2022.

Lebih lanjut Bpk. Arif Sugeng Haryanto, S.T., menambahkan bahwa sebelum mahasiswa UNISSULA melaksanakan program KKN Tematik kerjasama dengan Disperakim Jawa Tengah, para mahasiswa akan dibekali beberapa materi antara lain: (1) Sosialisasi RTLH; (2) Pendataan (Updating) RTLH; (3) Fasilitasi Pembuatan Proposal; (4) Pendampingan; (5) Pelatihan Teknis.

Posted in Berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *