logo_unissula

LAPORAN KINERJA 2014-2017

BIDANG  

Pengabdian Kepada Masyarakat 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Pengabdian kepada Masyarakat
  1. Program dan Sasaran Kegiatan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian masyarakat UNISSULA dibangun berdasarkan 3 klaster  yaitu bidang  kesehatan, sosial humaniora, dan rekayasa yang berperan aktif dalam membangun peradaban Islam berdasarkan kerangka rahmatan lil alamin.

Tahun 2016 UNISSULA masih melanjutkan kerjasama dengan Kemensos RI, BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah, dan Pondok Pesantren dalam rangka peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, melaksanakan KKN tematik ber-BUdAi, dan integrasi kemah bakti mahasiswa baru dalam bentuk pengabdian masyarakat.

 

  1. Jumlah dan Sumberdana Pengabdian Masyarakat

Beberapa dosen UNISSULA berhasil mendapatkan hibah pengabdian dari Dikti dan sumber lainnya. Daftar lengkap bisa dilihat dalam tabel 1. berikut:

 

Tabel 1.

Perolehan Hibah Pengabdian Masyarakat eksternal

dan internal Tahun 2016

Fakultas 2016 2017
Fakultas Teknik 2 0
Fakultas Teknologi Industri 5 22
Fakultas Agama Islam 9 0
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 8 5
Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi 4 0

 

 

Fakultas 2016  
Fakultas Ekonomi 8 0
Fakultas Hukum 1 0
Fakultas Psikologi 4 1
Fakultas Kedokteran 32 2
Fakultas Ilmu Keperawatan 2 5
Fakultas Kedokteran Gigi 3 0
Jumlah 83 35

 

Dari tabel 1. tersebut menunjukkan bahwa jumlah pengabdian masyarakat yang dihasilkan sebanyak 83 pertahun atau rata-rata per dosen sebanyak 0,17 perdosen per tahun. Hal ini menunjukkan masih rendahnya partisipasi dosen dalam pengabdian masyarakat. Sesuai standar akreditasi , kinerja pengabdian masyarakat yang baik , sebanyak 1 pengabdian masyarakat per dosen per tahun. Kondisi ini menunjukan masih perlunya peningkatan kesadaran dan kepedulian dosen dalam melakukan pengabdian masyarakat sebagai bagian tugas tridharma bagi dosen. Kondisi ini sangat kontradiktif dengan semangat penelitian yang menunjukkan perkembangan yang relative lebih baik. Hal ini meunjukkan penelitian yang dilakukan dosen belum membumi, karena hasil penelitian belum mampu menghasilkan output yang dapat diimplementasikan dalam bentuk pengabdian masyarakat.

Dari sisi perkembangan dana pengabdian masyarakat pada tahun 2016, ditunjukan dari kemampuan UNISSULA menghimpun dana dari berbagai sumber. Adapun perkembangan dana penelitain dari berbagai sumber dapat ditunjukkan dari table 2. berikut:

Tabel 2.

Daftar Pengabdian Masyarakat Sumber Dana Hibah DIKTI  TA 2017

 

NO JENIS KEGIATAN SUMBER DANA 2014 (Rp) 2015(Rp) 2016(Rp) 2017 (Rp)
1 Hibah Pengabdian Masyarakat DIKTI 50.000.000,- 149.380.000,- 198.602.000,- 181.750.000,-
2 DSM KEMENSOS  RI 1.300.000.000,- 3.260.000.000,- 3.100.000.000,- (Usulan)  
3 Dana Internal UNISSULA 52.500.000,- 48.500.000,- 103.000.000,- 66.050.000,-
Jumlah 1.402.500.000 3.457.880.000 3.401.602.000 247.800.000,-

 

 

 

Dari tabel 2. tersebut menunjukan kinerja penghimpunan dana yang relative baik. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan UNISSULA menghimpun dana penelitian sebesar Rp 3.401.602.000 pada tahun 2016 atau rata-rata per dosen sebesar Rp 8,66 juta rupiah. Hal ini menunjukan kinerja yang baik, karena standar akreditasi mesyarakatkan dana pengabdian masyarakat rata-rata per dosen sebesar Rp 1.5 juta/tahun. Dari sisi sumber dana juga menunjukkan dominasi pembiayan pengabdian masyarkat bersumber dari eksternal. Kondisi ini menunjukkan kemampuan UNISSULA dalam menmbangun jejaring dan berkompetisi untuk mendapatkan dana yang bersumber dari eksternal, baik Hibah Dikti maupun lembaga pemerintah maupun swasta lainnya.

 

  1. Kerjasama dalam Rangka Pengabdian Masyarakat

Tahun 2016 ini UNISSULA melalui LPPM dipercaya untuk mengelola program pembangunan rumah sederhana layak huni dari Kementerian Sosial untuk beberapa Kabupaten di JawaTengah. LPPM juga masih menlanjutkan kerja samapenabdian masyarakat di beberapa tempat yaitu Demak, Kudus, Jepara, Kendal dan Kabupaten Semarang sebagai wilayah binaan. Serta kerja sama LPPM Dinas Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Semarang,  Dinas Diperindagkop Kotamdia Semarang, Dinas Pengairan Kabupaten Grobogan,  IIBF /Alumni UNISSULA, PEMDA Kabupaten Demak, DIPERINDAGKOP Kabupaten Demak,  Pemda Kabupaten Semarang, Pemda Kabupaten Kendal, Pemkab Wonosobo, Kelompok Tani Sayuran Organik, Panti Asuhan dan Panti Wreda Semarang,  LP Wanita Bulu Semarang, LP Kedung Pane, Lembaga Keagamaan Muhamadiyah Kotamadia Semarang, Ta’mir Mesjid dan Mushola di Kotamadia Semarang, Ponpes Al-Fath, PTDI Semarang, DINKES dalam rangka pengembangan masyarakat, Ponpes Bale Kambang Mayong Jepara, dan BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>